Ulasan singkat Arsenal dan Crystal Palace sebelum bertanding.

Pertandingan pekan 24 Liga Inggris kali ini dihadapi Arsenal seiring dengan kemeriahan jendela transfer. Setelah ditinggalkan Theo Walcott yang bergabung dengan Everton, kini Arsene Wenger berpotensi kehilangan striker andalannya, Alexis Sanchez, yang disebut-sebut akan pindah ke MU melalui sistem ‘barter’ dengan melibatkan Henrikh Mkhitaryan.

Sistem transfer ini disebut-sebut buat Wenger mengambil keputusan untuk membekukan Sanchez dari session latihan tim paling utama jadi persiapan melawan Palace. Walau di dalam gunjang ganjing sistem transfer, pelatih asal Prancis itu memohon supaya tim-nya tetaplah konsentrasi serta memenangi kompetisi.

“Palace dalam laju yang bagus sebelumnya kami bermain dengan mereka (di bln. Desember serta menang), kami cuma mesti konsentrasi pada perform kami serta memenangi kompetisi, ” papar Wenger dalam jumpa pers mendekati kompetisi, seperti ditulis dari Mirror (18/1/2018).

Kemenangan tidak tebal yang ditorehkan Arsenal atas Palace dengan score 3-2 di bln. Desember seolah adalah balas dendam sesudah di bln. April 2017 dengan mengagetkan The Eagles berhasil menghantam The Gunners dengan tiga gol tanpa ada balas.

Uniknya, walau dengan tempat di klassemen Palace ketinggalan 6 tingkat dari Arsenal, tetapi tim bimbingan Roy Hodgson dapat disebut membukukan hasil yang lebih positif dengan tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan liga paling akhir (2 menang, 1 seri), sesaat Arsenal tidak berhasil menang dalam tiga minggu paling akhir (2 seri, 1 kalah).

Saksikan pertandingannya di tv online

Walaupun tengah mencatatkan hasil positif, tetapi menurut Hodgson timnya belum juga seutuhnya lepas dari ancaman zone degradasi. Ada di posisi ke-12 dengan memperoleh keseluruhan 25 point buat Palace baru berhasil membuat jeda lima point lebih tinggi dibanding Stoke City yang tempati tempat ke-18.

“Faktanya kami tetap dalam pertarungan zone degradasi, kami tidak sendirian saat ini, kami sedikit kurang terisolasi dibanding sebagian minggu serta sebagian bln. waktu lalu serta pastinya kami senang.

“Kami tidak melihat tinggi tim-tim yang ada diatas kami, tetapi kami masih tetap berada di satu group besar dari beragam tim yang perlu tetaplah siaga terkecuali bila mereka bisa melindungi memiliki bentuk, terkecuali bila mereka bisa menjaga point, terkecuali bila bisa melindungi perform di level teratas, mereka juga akan ikut serta dalam pertarungan untuk bertahan di liga sampai akhir, ” tegas Hodgson.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *